Jadi Tuan Rumah, Zigath Solo Merasa Terhormat

BERITA ZIGATH – Ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Gathering Nasional 4 Zigath Zippo Club Indonesia, menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab yang sangat besar bagi Zigath Solo. Apalagi, setiap harinya warga Zigath Solo selalu apa adanya dalam kemasan kesederhanaan dan jauh dari kata sempurna.

“Seperti inilah kami. Akan tetapi, itulah yang membentuk karakter kami menuju kesempurnaan,” kata Ketua Zigath Solo Alhine Nalaghnie dalam sambutannya pada pembukaan gathnas di Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Solo, Sabtu (24/8).

Menurutnya, kesempurnaan akan ada saat semua pihak bisa bekerja sama sebagai keluarga dan bergandengan tangan demi suksesnya setiap kegiatan. Agar semangat kebaikan yang positif tersebut selalu diingat, maka Zigath Solo berupaya menyiratkan dalam mercandise gathnas.

“Bawa laku bedhaya, tan o kelalen, beksan laku agni kang nyawiji. Yang maksudnya adalah manusia jangan pernah lupa akan Tuhannya. Sehingga, setiap tindakan dan perilakunya terjaga,” ujarnya.

Pesan lain yang tersirat adalah penerapan filosofi jalannya api. Dimana janganlah menjadi api yang membakar dan menghancurkan, akan tetapi menjadi api yang menyatukan setiap elemen yang berbeda.

“Sehingga menjadi kebulatan wujud yang membangun, bersatu dan bersama-sama. Bagi kami, Zigath bukan hanya suatu klub atau organisasi, akan tetapi adalah keluarga besar dan rumah kami,” tandasnya.

Menjaga Zigath
Oleh karenanya, dia mengajak semua pihak menjaga Zigath sebagai rumah sekaligus keluarga, yang selalu dijaga bersama. Sehingga tercapai kemajuan, kenyamanan dan kesejahteraan untuk semua anggota keluarganya.

“Mewakili Zigath Solo, saya mengucapkan selamat datang di Gathnas 4 Zigath di Solo. Selamat mengikuti dan menikmati setiap acara yang kami kemas a la keluarga sederhana ini. Semoga berkenan dan menjadi berkesan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada semua pihak. Karena atas partisipasi dan dukungannya, acara Gathnas 4 Zigath di Solo ini bisa terlaksana.

“Khususnya bagi 150-an peserta yang telah meluangkan dan menyisihkan waktu, pikiran, sumbang saran maupun dana. Sehingga, kita semua bisa bersua bertatap muka secara langsung dan tali silaturahmi ini menjadi lebih erat terjalin,” tukasnya.(B)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.