Jelang Gathnas 4 Solo (Bagian V): Merchandise Gathnas Laris Manis

PENJUALAN merchandise Gathering Nasional 4 Zigath Zippo Club Indonesia, laris manis. Dari 88 unit Zippo ‘Penari Bedoyo’ yang diproduksi, tersisa delapan dan untuk T-Shirt terjual 180 buah.

“Sampai hari ini, jumlah Zippo yang terjual melalui pesanan sebanyak 80 unit. Sementara, dua unit terjual melalui lelang online (nomor 22, 44). Untuk nomor 66, dilelang online pada Senin (12/8) pukul 19.39 WIB,” kata petugas bagian Pendaftaran dan Merchandise Gathnas 4 Tofi Qurrohman​​.

Lalu, dua unit lainnya (nomor 1, 88), akan dilelang dalam gathnas. Menurutnya, total pemesan merchandise Zippo dan kaos mencapai 167 orang.

Sedangkan yang sudah mengkonfirmasikan kehadirannya di Solo pada saat gathnas, 24-25 Agustus mendatang, sebanyak 116 orang.

Kabar menggembirakan juga terlihat dari penjualan T-Shirt, yang diproduksi hingga dua kali. Produksi pertama sebanyak 100 unit, langsung ludes dipesan.

Kemudian, panitia memproduksi kembali sebesar 80 unit, yang juga habis terjual. “Mohon maaf bagi yang belum memesan, karena kaos gathnas TIDAK diproduksi ulang,” tukas Ketua Umum Zigath Topo Ngudi Utomo​​ menambahkan.

Tidak Mudah
Namun, dibalik larisnya pesanan, ada kisah yang selama ini tak terungkap dari petugas yang menampung transferan alias bendahara. Sebab, ternyata tidak mudah merekap pesanan dari ratusan pemesan yang telah membayar.

“Antara lain memesan secara kolektif, tapi tidak memberikan rincian pembayaran dengan detail. Belum lagi pemesan yang tidak mencantumkan kode unik di belakang nominal transferannya,” beber Bendahara Zigath merangkap Bendahara Gathnas 4 Christarisa Nindapitra​​.

Dia menambahkan, ada pula yang mentransfer namun tidak mengkonfirmasikan kepada dirinya maupun ke petugas pendaftaran. Meski kadang hal itu membuatnya sedikit kesal karena merepotkan saat proses rekap, namun dia tetap menghitungnya dengan cermat.

“Karena, ada juga yang sengaja menstransfer lebih daripada yang seharusnya,” tuturnya. “Namun, ada juga yang belum memesan akan tetapi sudah membayar dan sebaliknya,” imbuh Tofi.(Bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.