Jelang Gatnas 4 Solo (Bagian III): Stok Menipis, Calon Pembeli Diharap Segera Memesan

PENJUALAN merchandise Zippo Gathering Nasional 4 Zigath, terus meningkat signifikan. Bahkan hingga saat ini, merchandise dengan tema ‘Penari Bedoyo’ yang masih tersedia tinggal 19 unit.

Hal itu membuat Ketua Zigath Solo Alhine Nalaghnie berharap, Zippo merchandise gathnas dapat terjual habis. Apalagi dengan melihat animo yang cukup tinggi, khususnya sejak Zippo Penari Bedoyo diluncurkan.

“Karenanya, kami berharap merchandise tersebut segera habis terjual,” ucapnya. Dia juga berharap, khalayak penggemar Zippo yang memesan merchandise tersebut puas dan memberi respon positif.

Pria yang biasa disapa Wilis itu juga mempersilakan para penggemar Zippo tanah air untuk beramai-ramai menghadiri gathnas. Sebab menurutnya, tingkat kehadiran yang tinggi juga menjadi indikator kesuksesan pelaksanaan gathnas.

“Bila gathnas berjalan dengan sukses dan dihadiri oleh banyak orang, maka dengan sendirinya akan memperkuat Zigath sebagai klub penggemar Zippo di Indonesia,” tukasnya.

Adapun salah satu Penasehat Jogja Region Zigath (JReZ) Seyenk Mulyo melihat, tingginya antusiasme penggemar untuk membeli merchandise tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Antara lain, jumlah Zippo yang diproduksi secara terbatas.

“Selain stok terbatas dan hanya diproduksi 88 unit, apa yang ditampilkan dalam Zippo tersebut mengandung budaya lokal yang menjadi kebanggaan daerah dari tuan rumah penyelenggaranya. Dimana budaya tersebut tidak akan ditemui di daerah lain,” paparnya.

Unik
Faktor lain yang membuat orang tertarik untuk membelinya adalah kastem dengan model scrimshaw. Hal itu menjadi keunikan tersendiri.

“Sepertinya, saya baru pernah lihat kastem model scrimshaw sebagai merchandise gathnas, baik di Indonesia maupun luar negeri. Umumnya, kastem dilakukan dengan teknik imprint,” ungkapnya.

Hal itu terlihat dari Zippo merchandise dalam Gathnas ID-Z 1 – 4 dan Gathnas 1 Zigath. Kemudian pada Gathnas 2 Zigath, menggunakan teknik airbrush. Lalu pada Gathnas 3 Zigath, dipadukan dengan emblem kayu.

“Semakin lama, ide-ide yang dimunculkan dalam kastem semakin kreatif dan variatif. Hal itu juga menjadi tantangan bagi daerah calon penyelenggara, sekaligus seniman lokal untuk menghasilkan karya yang unik, berbeda dan lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Seyenk juga menantang para seniman untuk lebih berani menampilkan karyanya ke komunitas penggemar Zippo di luar negeri. “Saatnya menunjukkan kepada dunia bahwa karya anak bangsa bagus dan sangat layak untuk dikoleksi,” tegasnya.

Tatap Muka
Seyenk juga melihat, minat publik untuk membeli merchandise Penari Bedoyo tidak terlepas dari kerinduan para penggemar Zippo untuk saling bertatap muka. Sebab selama ini, banyak diantara mereka yang hanya berjumpa melalui dunia maya.

Sehingga, memiliki kenang-kenangan yang hanya diluncurkan dalam sebuah event, menjadi pengobat rindu yang selama ini terpendam.

Sementara itu, person in charge Pendaftaran dan Merchandise Gathnas 4 Solo Tofi Qurrohman mengatakan, Zippo Penari Bedoyo dengan nomor 1 dan 88 akan dilelang pada saat gathnas berlangsung.

“Sedangkan beberapa nomor cantik lainnya akan dilelang secara online. Oleh karena itu, saya berharap agar para penggemar segera memesan merchandise yang dibuat hanya 88 unit tersebut,” tuturnya.

Sebab, dia mengaku tidak bisa menjamin ketersediaan stok. Terutama bila ada peminat yang terlambat memesan. “Apalagi, jumlah pemesan terus bertambah setiap harinya,” ungkapnya sambil tersenyum lega.(Bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.