Oleh-oleh dari Solo (Bagian IV) Keanekaragaman Perkaya Zigath

BILA Zigath Lancang Kuning (ZigLack – Pekanbaru) akan mengajak anggota baru untuk bergabung dan Zigath Manado (Zigman) akan membuat data base pengguna Zippo di wilayahnya, maka Zigath Ngapak (Zipak – Purwokerto dan sekitarnya) mengaku tengah melakukan konsolidasi.

Karena bila dilihat dari anggota yang tergabung di WAG Zipak, jumlahnya cukup banyak. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Ketua Zipak Saifuddin Pwt.

Apalagi, anggota Zipak tersebar di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Brebes, Tegal hingga Subang. Tentunya bukan hal yang mudah untuk mengorganisir wilayah seluas itu.

Oleh karenanya, komunikasi terus dilakukan agar Zipak berumur panjang dan tidak mati muda. Meski demikian, dia menjelaskan pengukuhan Zipak sangatlah berarti.

“Setidaknya, ada dua hal yang mendasarinya. Yang pertama, meskipun samar namun eksistensi Zipak telah ada sejak 2015. Pangukuhan Zipak membuat yang samar menjadi terang benderang,” ujarnya dengan logat ngapaknya yang khas sambil mencomot tempe bacem.

Adapun alasan kedua, penggunaan nama Zipak menunjukkan bahwa meski produk yang digunakan adalah impor, namun tetap bangga dengan budaya aslinya.

“Karena, memiliki atau mengoleksi produk impor bukan berarti harus menanggalkan budaya yang kita miliki. Bahkan, keanekaragaman budaya masing-masing region justru akan memperkaya dan memperkuat Zigath,” tuturnya sambil meringis kepedesan.

Pengakuan
Adapun Ketua Zigo Ahmad Gombrek menegaskan, para pengemar Zippo di wilayah Ponorogo sangat antusias dan bersemangat untuk membentuk region. Apalagi setelah Zigo akhirnya dikukuhkan dalam Gathnas 4 Zigath di Solo, 24 Agustus lalu.

“Kami sangat senang, karena sudah ada pengakuan resmi dari Zigath sebagai induk komunitas. Selain itu, Zigo juga bisa leluasa untuk mengembangkan sayap komunitas di wilayah karesidenan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Bendahara Zigath Sumut Jayden. Dia mengatakan, antusiasme pengguna Zippo di Medan untuk mendirikan region juga cukup besar.

Bahkan setelah adanya pengukuhan, mereka semakin bersemangat untuk dapat memajukan serta memperbanyak jumlah anggotanya. Untuk itu, pengurus Zigath Sumut akan membuat sejumlah program kerja.

“Yakni mulai dari pembenahan sekretariat, sosialisasi komunitas, diskusi, sampai dengan gathering komunitas dan pecinta Zippo di Medan,” tukasnya.(Bersambung)

Region-region Zigath
01. Zigath Sumut (Zigath Sumatera Utara)
02. ZSriwijaya (Zigath Sriwijaya – Palembang)
03. Ziginjai (Zigath Siginjai – Jambi)
04. Ziger (Zigath Siger – Lampung)
05. Ziglack (Zigath Lancang Kuning – Pekanbaru)
06. Z-10 (Zigath Banten)
07. Zigath Tangray (Tangerang Raya)
08. ZigJak (Zigath Jakarta)
09. Zikopat (Zigath Kota Patriot – Bekasi)
10. Ziborg (Zigath Buitenzorg – Bogor)
11. Zigath Region Depok
12. Zibaraya (Zigath Bandung Raya)
13. Zipar (Zigath Parahyangan – Tasikmalaya)
14. JReZ (Jogja Region Zigath)
15. Zigres (Zigath Region Semarang)
16. Zigsas (Zigath Salatiga, Ambarawa & Sekitarnya)
17. Zigath Solo
18. Zipak (Zigath Ngapak – Purwokerto)
19. Zigath Surabaya Chapter
20. Zimpag (Zigath Mania Plat AG – Tulungagung)
21. Zijoker (Zigath Sidoarjo, Jombang, Mojokerto)
22. Zigath OVJ (Oosthoek van Java – Banyuwangi)
23. Zinga (Zigath Ngalam – Malang)
24. Zigo (Zigath Ponorogo)
25. Zigath Bali
26. Zigath Celebes (Makassar)
27. Zigman (Zigath Manado)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.