ZigJak Awali Pembagian Sembako, Distribusi Hazmat Terkendala Ekspedisi (Bagian III)

KESIBUKAN luar biasa nampak terlihat di sejumlah region yang ‘bertugas’ untuk menyalurkan bantuan paket sembako dari Zigath Zippo Club Indonesia. Antara lain seperti dilakukan oleh Zigath Jakarta ZigJak), yang mengawali pembagian paket sembako pada Rabu (20/5) sore ini.

“Paket dibagikan kepada target sasaran yang sudah ditentukan, namun dibuat sehati-hati mungkin. Hal itu agar pembagian 50 paket sembako tersebut tidak menimbulkan kerumunan. Karena, kalau terlihat ada pembagian sembako, maka akan langsung diserbu,” ungkap Ketua ZigJak Medi Katro.

Sehingga, setiap orang yang bertugas, hanya membawa paket ke sasaran yang dituju agar tidak mencolok. “Antara lain adalah pemulung dan penarik becak di lima titik, yaitu Sunter Pademangan, Alur Laut, Semper, Sungai Bambu dan Cilincing,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga tulisan ini ditayangkan, paket alat pelindung diri (APD) berupa hazardous material (hazmat) untuk Zigath Salatiga, Ambarawa dan Sekitarnya (Zigsas), belum sampai. “Padahal, paket yang lain sudah siap. Tinggal menunggu APD,” papar Ketua Zigsas Nyoto Yulianto.

Rencananya, pendistribusian dilakukan di Klinik Utama Graha Medika, Salatiga, Jawa Tengah. Karena baru satu orang petugas medis yang menggunakan APD. “Itupun beli sendiri. Kami lebih fokus ke klinik, karena umumnya saat mengalami gejala awal, masyarakat kebanyakan periksa di klinik,” jelasnya.

Sementara, kata dia, APD bantuan umumnya lebih diprioritaskan ke RS yang ditunjuk dan cenderung mengabaikan klinik atau praktek dokter pribadi. “Adapun untuk paket sembako dari Zigsas akan didistribusikan didaerah Seruni, yang notabene banyak anak kost yang tidak bisa pulang,” tambahnya.

Dari Zigath Ponorogo (Zigo) dikabarkan, anggaran dari Zigath sudah dibelanjakan semua. “Dari anggaran yang kami terima, kita kembangkan menjadi 58 paket sembako. Saat ini kami sedang menunggu kardus selesai disablon,” kata Ketua Zigo Boyanto.

Adapun distribusi penyaluran paket sembako tersebut direncanakan pada Jumat (22/5) mendatang. Sebab berdasarkan hasil rapat, kurang elok bila paket bantuan sembako itu hanya dibungkus plastik. “Sehingga setelah kardus selesai disablon, baru kami bagikan paket sembakonya,” ujar dia.

Dipasang Stiker
Sementara Ketua Zigath Region Semarang (Zigres) Anantha Garashi mengaku, tidak cukup waktu untuk menyablon goodie bag. Sehingga, goodie bag yang ada terpaksa dipasang stiker.

Selanjutnya, paket bantuan sembako tersebut akan disalurkan di dua titik, yakni Trengguli dan Grabahan pada Jumat mendatang. “Sesuai dengan anggaran yang ada, akan dibagikan menjadi 50 paket. Sengaja kami menyasar ke perkampungan agar tepat sasaran dan suasananya kondusif,” tandasnya.

Sedangkan dari kota hujan Bogor, Jawa Barat, dikabarkan paket akan dibagikan di empat titik, mencakup Kota dan Kabupaten Bogor. Jumlah paket juga dibuat menjadi 50, namun dimaksimalkan pada beras plus minyak goreng dan mie instan.

“Awalnya mau memasukkan gula, namun di Bogor agak susah mencarinya,” ucap Ketua Zigath Buitenzorg (Ziborg) Omesing Budianto. Adapun dari kawasan Sidoarjo, Jombang dan Mojokerto, Jatim diketahui, anggaran pembelian paket sembako telah dibagi.

Dari alokasi dana tersedia untuk sekitar 52 paket, Mojokerto memperoleh 20 paket dan selebihnya Sidoarjo.

“Distribusi direncanakan pada Jumat mendatang. Untuk wilayah Sidoarjo, kami akan membagikannya ke Tanggulangin, Buduran dan Sedati. Diharapkan, penerima benar-benar tepat sasaran,” kata Ketua Zigath Sidoarjo, Jombang dan Mojokerto (Zijoker) Muhammad Affandie.

Selanjutnya untuk wilayah Tangerang Raya, Banten, paket telah selesai dikemas dan siap untuk dibagikan. Antara lain berupa beras, minyak goreng, susu, kue dan mie instan serta masker.

“Dengan budget yang ada, memang harus pintar-pintar agar bisa mendapatkan barang yang murah namun berkualitas. Sasaran penerima paket adalah pengemudi ojek onlen yang terpaksa menjadi pak ogah, penjaga sekolah dan orang-orang yang memang layak dibantu,” kata perwakilan dari Zigath Tangray MU Madjid.

Sementara dari Zigath Ngapak (Zipak) diketahui, persiapan sudah aman dan siap untuk dibagikan. Selain dari yang sudah dianggarkan oleh Zigath, Zipak juga mengeluarkan dana dari kas region untuk menambah masker di setiap paketnya.

“Sebanyak 50 paket sembako tersebut akan dibagikan di daerah Arcawinangun. Kebetulan di daerah tersebut banyak desa IDT,” kata Ketua Zipak Saifuddin Pwt. (BERSAMBUNG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.