ZSriwijaya Tutup Rangkaian Penyaluran Bantuan (Bagian VII/Habis)

SELURUH amanah keluarga besar Zigath Zippo Club Indonesia terkait pandemi Covid-19, telah selesai disalurkan. Zigath Sriwijaya (ZSriwijaya) menjadi penutup dari rangkaian distribusi, yang dilakukan 10 region lainnya sejak akhir bulan lalu.

Kali ini, paket alat pelindung diri (APD) berupa 25 unit baju hazardous material (hazmat), diserahterimakan kepada Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatera Selatan pada Rabu (3/6).

Penyerahan seluruh paket hazmat yang dikemas ulang dengan rapi itu, dilakukan oleh Amrul Indra dan Dendy Saputra mewakili ZSriwijaya. “Dengan ini kami serahkan amanah dari teman-teman Zigath. Mohon diterima dan semoga bermanfaat bagi tenaga medis yang bertugas,” kata Amrul.

Selanjutnya, paket tersebut diserahterimakan kepada Budi, yang juga merupakan Koordinator Perawat IGD RS tersebut. Terpisah, Ketua ZSriwijaya Octavianus Leonardus Pattiwael mengatakan, serah terima itu baru bisa dilakukan karena seluruh tenaga medis tengah berkonsentrasi menghadapi pandemi Covid-19.

“Sebagai rumah sakit rujukan, jumlah pasien di RSMH membludak. Sehingga, serah terima yang sebelumnya dijadwalkan pada 23 Mei lalu, baru bisa dilakukan hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Zigath Topo Ngudi Utomo menjelaskan, total dana Divisi Sosial Zigath yang terkumpul sebesar Rp 69.062.641. Dari jumlah tersebut, total yang telah disalurkan sebesar Rp 67.350.000 dan saldo DivSos saat ini adalah Rp 1.712.641.

“Penggalangan dana tersebut dimulai saat terjadi musibah gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang kemudian disusul dengan gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah. Saat itu, penggalangan dana dilakukan dengan mengadakan lelang amal dan donasi langsung,” tuturnya.

Saat itu, dana yang disalurkan sebesar Rp 31.000.000. Kemudian saat terjadi pandemi Covid-19, kata dia, Zigath juga menjual merchandise berupa kaos bertema Peduli Covid-19, menyelenggarakan lelang amal, penjualan langsung Zippo dan juga menerima donasi langsung.

“Setelah dana terkumpul, Zigath lalu menggandeng 11 region untuk menyalurkan 100 unit alat pelindung diri (APD) berupa hazardous material (hazmat) dan 350 paket sembako senilai Rp 31.750.000. Paket APD disalurkan oleh empat region, sedangkan paket sembako disalurkan oleh tujuh region,” terangnya.

Laporan Lengkap
Selain itu, ada pula penyaluran lain seperti uang kerohiman dan penyaluran kegiatan sosial region sebesar Rp 4.600.000. Terpisah, Bendahara Zigath Christarisa Nindapitra menjelaskan, laporan lengkap dana yang telah disalurkan, dapat dilihat dalam lampiran.

Dimana seluruh dana masuk beserta penggunaannya, tercatat dengan transparan. “Sehingga, donatur, pemilik Zippo yang dilelang/dijual, pemenang lelang Zippo amal dan pemesan kaos, dapat menelusuri aliran dana serta alokasinya. Sebaliknya, yang selama ini belum berkontribusi, terketuk hatinya untuk ikut berbagi,” ucapnya.

Sedangkan anggota DivSos Den Mar Kay menambahkan, laporan keuangan yang lengkap merupakan pertanggungjawaban moral bagi seluruh pihak. Khususnya bagi mereka yang telah mempercayakan Zippo maupun sebagian rejekinya untuk dikelola oleh Zigath.

“Mudah-mudahan seluruh amanah yang kami terima, bisa kami kelola dan salurkan dengan baik,” tukasnya. Doni Purnomo yang juga anggota DivSos mengatakan, sinergi yang berjalan selama ini merupakan awal yang baik.

“Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan kami diberi kekuatan serta kesehatan untuk menjalankan amanah om dan tante semua,” tegasnya. Hal senada juga disampaikan oleh anggota DivSos lainnya, Ziepocanthropus Soloensis. “Panjang umur untuk hal-hal baik,” tandasnya singkat.(B)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.